Senin, 11 April 2011

Jalan Menuju Sukses

From ''Coffee Break''
Seorang eksekutif muda bertemu dengan seorang guru di sebuah jl.raya. Ia bertanya,
 ''Guru, yg manakah jalan menuju sukses?''
sang guru terdiam sejenak
tanpa mengucapkan sepatah kata sang guru menunjuk ke arah sebuah jalan. Eksekutif muda itu segera berlari menyusuri jalan yang ditunjukan sang guru. Ia tak mau membuang buang waktu lagi untuk meraih kesuksesan. Setelah beberapa saat melangkah tiba tiba ia berseru,
''Ha! inikan jalan buntu!' Benar, dihadapannya berdiri sebuah tembok besar yang menutupi jalan. ia terpaku kebingungan,
''Barangkali aku salah mengerti maksudsang guru,''
Eksekutif muda itu berbalik menemui sang guru untuk menanykan sekali lagi, 
 ''Guru, yg manakah jalan menuju sukses?''
sang guru menunjuk ke arah yang sama.
Eksekutif muda itu berjalan ke arah itu lagi, namun yang ditenuinya tetap saja sebuah tembok yang menutupi jalan. Ia merasa dipermainkan. dengan penuh amarah Ia menemui sang guru,
''GUru, aku sudah menuruti petunjukmu. tetapi yang aku temui adalah jalan buntu. Aku tanyakan sekali lagi padamu, yg manakah jalan menuju sukses? kau jangan hanya menunjukan jari saja, tetapi bicaralah!''
Akhirnya sang guru berbicara, "Di situlah jalan menuju sukses, hanya beberapa langkah saja dibalik tembok itu."
pojok renungan: keberhasilan seringkali tak tampak karena ia besembunyi di balik kesulitan. cuma orang orang yang mampu mendaki "tembok" itulah yang akan menemui keberhasilan    


 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar